Menulis Sebagai Aktifitas Menyenangankan, Bukan Keterpaksaan

Desa Sembalun, Mutiara yang Terabaika

http://www.turmuzitur.blogspot.com/
Bagi masyarakat Pulau Lombok, khususnya masyarakat Kabupaten Lombok Timur, keberadaan Desa Sembalun sebagai desa penghasil sayur-sayuran, bawang merah, putih dan tomat, tentu sudah tidak asing lagi. Sebab sebagian besar masyarakat desa Sembalun merupakan petani. Tidak heran beberapa pasar penyedia sayur-sayuran dan kebutuhan rumah tangga lain termasuk tomat dan cabai sebagiannya didatangkan dari Sembalun.

Selain kaya akan hasil pertanian, desa Sembalun juga dikenal akan panoroma wisata pegunungannya yang sangat eksotis dan demikian menawan untuk dipandang, dan sangat cocok dijadikan sebagai tempat rekreasi, menenangkan pikiran dari berbagai aktivitas pekerjaan yang selama satu minggu begitu menjejali

Memasuki pintu utama hutan Sembalun, hawa dingin akan mulai terasa menusuk dan menghinggapi badan, meski memakai jaket sekalipun. sepanjang jalan kiri dan kanan jalan dikelilingi deretan pepohonan besar dan semak belukar, membuat suasana sekitar sepanjang jalan, menjadikan suasana hutan terasa lebih sejuk dan indah, meski sedikit gelap akibat sinar matahari yang masuk tidak merata, karena terhalang rimbunnya pepohonan dan semak belukar.

Jalan menanjak sepanjang jalan melewati hutan, menjadi tantangan tersendiri untuk ditaklukan setiap masyarakat yang memilih rekreasi ke Sembalun, menghabiskan hari libur bersama teman maupun keluarga. Sembalun memang selain dikenal akan hasil pertanian, juga keindahan wisata alam pegunungan yang demikian mempesona.

Sebagai salah satu desa yang memiliki keistimewaan tersendiri, Sembalun semestinya bisa mendapatkan perhatian secara khusus dari pemerintah, mengelola potensi yang ada secara maksimal, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama dari sisi pembangunan infrastruktur jalan, yang saat ini kondisinya masih cukup memprihatinkan.

Bagi anda yang belum pernah datang ke sana, alangkah baiknya mencoba, agar anda tidak mati penasaran, apalagi sampai bergentayangan

2 komentar

22 Juli 2013 pukul 03.44

mantap

Reply
9 September 2013 pukul 07.35

Sungguh desa yang mengesankan, malam hari banyak orang merindu di halaman untuk menghangatkan badan.Pokoknya siip untuk Sembalun.

Reply

Posting Komentar

Terimakasih telah mengunjungi blog saya, komentar positif dan bersifat membangun akan menjadi masukan dan perbaikan

Ayo Menulis